Jumat, 31 Juli 2015

IRONI

Yang màu naik harus siap-siap jatuh
Yang mau lari cepàt harus siàp-siap kesandung
Yang mau lancar jalannya harus siap-siap terpeleset
Yang mau kaya harus siap-siap bangkrut
Yang mau jaya harus siap-siap sengsara
Yang mau bahagia harus siap-siap kecewà

Tapi jangan hanya bersiap-siap terus!
Karena tidak akan pernah merasakan nikmatnya di puncak. Dan indahnya "jatuh" dan yang lebih asik adalah "bangun" setelah jatuh

Sebagaimana pesepak bola yang tidak hanya belajar menendang, menggiring,  dan mengoper bola, tapi juga harus belajar bertahan, dan belajar jatuh jika dihadang lawan.

Kamis, 23 Juli 2015

STATUS

STATUS

sering saya dapat pertanyaan tentang status saya saat ini. lebih sering saya menjawabnya dengan candaan. contohnya ; diakui, disamakan, atau belum up date, dll
tapi kalau ditanya "sudah nikah?" saya jawab "sudah pernah"
bagi beberapa orang yang paham mereka dengan sopannya akan mengatakan "maaf" padahal tidak ada salah dengan pertanyaannya maupun orang yang tanya. yang salah justru saya bila tidak mau menjawab.
bagi beberapa orang yang tidak paham, akan bertanya sekali lagi "maksudnya?'. ini membuat saya harus memberikan penjelasan lebih detail sampai mereka paham (menurut saya).
orang-orang tersebut baik yang paham atau pun yang tidak paham, terserah menarik kesimpulan dari jawaban-jawaban yang saya berikan. karena saya juga tidak berhak mengendalikan pikiran mereka. saya hanya berhak memberikan penjelasan saja. titik.
apakah saya malu dengan status yang saya sandang sekarang?
saya tegaskan saya tidak malu karena ini faktanya. saya pun tidak merasa menyesal dengan apa yang sudah saya lalui. saya anggap itu adalah pelajaran berharga dalam hidup. karena tidak semua orang mengalami. dan saya juga berharap tidak semua orang mengalaminya. kalau semua orang mengalami, tidak akan jadi pengalaman yang berharga.
status saya saat ini memberikan saya kebebasan waktu dan ruang untuk belajar lebih baik. untuk bergaul dengan siapa saja. nah ini yang ingin sedikit lebih banyak mau saya bahas. yaitu tentang pergaulan. dari dulu saya tidak mebatasi diri dalam pergaulan. bergaul dengan siapa saja saya mau. tak peduli jenis kelamin. pria atau wanita. bahkan teman yang waria pun saya punya. alhamdulillah sampai dengan saat ini saya tidak terpengaruh dengan gaya hidup mereka yang aneh-aneh.
tentang teman wanita. saya punya beberapa teman wanita. yang kalau jalan bareng orang sering salah sangka. dikira sepasang kekasih. beberapa teman wanita saya yang karena sangat akrabnya, saling umpat, saling caci itu biasa. tapi tidak mempengaruhi kualitas hubungan. justru saya mengganggap merekalah sejatinya teman. kalau kita salah mereka langsung ngomong ke saya tanpa "tedeng aling-aling" alias blak-blakkan. dan saya tidak merasa tersinggung sedikit pun. justru saya merasa berterima kasih.
tapi ada beberpa teman wanita yang kadang salah anggap tentang rasa peduli. saya mencoba peduli dengan siapa saja yang menjadi teman saya. tapi ada yang merasa dispesialkan. sehingga menaruh pengharapan lebih kepada saya. jika saya ditanya "mengapa anda berteman dengan dia?" maka saya jawab "karena saya suka." inilah yang kadang jadi awal mula kesalahpahaman. harus dimengerti dulu, bukankah dasarnya kita bergaul itu adalah rasa "suka".
kita suka dengan situ, maka kita berteman. jika tidak suka ya pasti berjauhan.
ini semua hubugannya dengan status saya yang kadang-kadang dislah mengertikan sebagian teman-teman saya, terutama yang wanita. ah sudahlah...........
saya tipe orang yang "to njep point". jika saya suka pasti saya omongkan langsung. karena saya gak mau terjadi kesalahpahaman nantinya.

semoga tulisan ini bermanfaat...

Jumat, 03 Juli 2015

HIDUP INI LUCU

HIDUP INI LUCU

ini adalah deretan status facebook setahun yang lalu
mungkin aku berbakat jadi peramal
apa yang aku tulis setahun lalu ternyata kejadian tepatnya kemarin sore
yang telah aku jalin selama 6 bulan terakhir
dalam sekejap berakhir




Sabtu, 30 Mei 2015

Mengapa Perlu Bersyukur?

Mengapa Perlu Bersyukur?

http://eepurl.com/bopzD1

Bersyukurlah apabila kita tidak tahu sesuatu. Karena itu memberi kita kesempatan untuk belajar.

Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kita tumbuh.

Bersyukurlah untuk keterbatasan kita. Karena itu memberi kita kesempatan untuk berkembang.

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karakter kita.

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kita buat. Karena itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.

Bersyukurlah bila kita lelah dan letih. Karena itu kita telah membuat suatu perbedaan.

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa sulit.

Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif. Temukan cara bersyukur akan masalah-masalah kita dan semua itu akan menjadi berkah bagi kita. Jadilah kreatif dan berterima kasihlah.

Semoga bermanfaat.

Minggu, 24 Mei 2015

Pelajaran Tentang Hati

Pelajaran Tentang Hati

Mau seberapa menyakitkan sebuah kejadian, jika kita mempunyai hati selapang lautan, ditumpahkan racun sebanyak apapun, tetap akan larut, tidak terasa.

Tetapi kalau hati kita sempit, satu tetes racun saja cukup untuk membuat hidup kita "binasa" sehari, seminggu, bahkan berbulan-bulan.

Melapangkan hati adalah pekerjaan panjang, perlu latihan, berkali-kali jatuh bangun, dan jelas membutuhkan ilmu dan pemahaman baik. Hal ini tidak diajarkan di sekolah formal, tetapi hal ini dipelajari di sekolah kehidupan.

Tidak mengapa jika hari ini kita gagal, karena besok lusa tidak terasa hati kita sudah semakin luas.

Mari kita ingat pesan ini baik-baik. "Orang hanya menyakiti hati kita sekali, tetapi seringkali kitalah yang menyakiti hati kita sendiri berkali-kali setelahnya, karena terus mengingat-ingat dan tidak belajar melepaskan pengampunan."

Semoga bermanfaat.
http://eepurl.com/bnRWT1

Sabtu, 02 Mei 2015

REJEKI

Anggapan orang kebanyakan tentang rejeki adalah "uang". Tapi tidak menyadari bahwa hidup hari ini adalah rejeki. Apa saja yang terjadi hari ini adalah rejeki.
Khususnya hari ini saya sangat bersyukur kepada Allah swt. Hari ini saya dipertemukan dengan orang-orang baru. Dan mereka adalah orang-orang berkualitas tinggi. Dengan spesifikasi masing-masing.
Hal ini yang membuat saya bangga dengan daerah saya. Ternyata punya "putra-putra daerah" yang mumpuni dibidangnya. Tapi mungkin mereka belum mendapatkan tempat dan dukungan yang sesuai. Istilahnya porsi yang tepat.
Dapat pencerahan baru dan segar.
Alhamdulillah.....

Selasa, 28 April 2015

KEBENARAN ITU RELATIF

Minggu kemarin tepatnya tanggal 25 April 2015 saya mengalami kejadian yang bagi traveller pasti pernah juga mengalami.
Saya booking hotel 2 malam, pada malam kedua mau masuk kamar ternyata sudah diisi tamu lain. Alhamdulillah, dari pihak hotel langsung memberikan kamar pengganti.
Pengalaman ini saya ceritakan ke beberapa teman dan mendapat berbagai tanggapan.
Teman A :"minta ganti rugi, tarik kembali booking feenya"
Teman B :"minta ganti kamar saja, tapi jangan dihuni langsung tinggal aja"
Teman C :" bla bla bla....bla....bla"
Dll.
Saya tampung saja semua saran dari teman-teman saya. Tentunya mereka punya dasar pertimbangan yang berbeda-beda.
Dan saya mengambil keputusan minta ganti kamar, karena berdasarkan kebutuhan saya saat itu adalah segera dapat tempat untuk tidur, mengingat waktu juga sudah larut malam dan badan juga sudah kelelahan.
Jika menuruti emosi/marah saat itu, mungkin saya malah gak dapat tempat tidur. Walaupun saya berhak marah karena hak saya sudah didzalimi.
"Turu pasar bantalan kobis kemulan kerdus kalungan umplung"
Itu hal yang benar "menurut saya"

Senin, 30 Maret 2015

SAHABAT

entah apalagi yang bisa mengibaratkan persahabataan ini
bertemu mereka adalah salah satu "obat" hati
meski ketika bertemu cuma ada "maki"
terima kasih saudaraku sobat PaGI

Selasa, 10 Maret 2015

1 DAN 0

jika kamu memberi 1 dan mengharap 2
maka yang kamu dapat adalah setengah
1 dibagi 2 sama dengan 0,5

jika kamu kamu memeberi 1 dan mengharap 1
maka yang kamu dapat adalah satu
1 dibagi 1 sama dengan 1

jika kamu memberi 1 dan mengharap o
maka yang kamu dapat adalah tak terhingga
1 dibagi 0 sama dengan

hidup ini adalah binary
hanya ada 1 dan 0
tidak ada setengah-setengah
kalau tidak sukses ya gagal
kalau tidak jadi pemenang ya pecundang

angka 1 itu diibaratkan Tuhan
Yang Maha Esa (satu)
angka 0 itu diibaratkan manusia
karena pada dasarnya manusia tidak punya apa-apa
juga tidak akan memiliki apa-apa

dan tidak akan membawa apa-apa

Senin, 02 Maret 2015

UJIAN

Alhamdulillah......
Hari ini selasa tanggal 3 maret 2015 adalah hari terakhir pelaksanaan UKK (uji kompentensi keahlian) di sekolah kami.
Dari sekian hari pelaksanaan UKK, yang diuji ternyata bukan hanya murid. Tetapi kami sebagai penguji/guru. Tepatnya diuji kesabaran kami dalam menghadapi murid-murid yang tidak paham prosedur item-item soal ujian. Banyak yang harus dituntun dari awal supaya mereka bisa mengerjakan soal-soal ujian.
Disinilah titik utamanya, kesabaran benar-benar diuji. Banyak dari murid-murid yang benar-benar entah lupa atau tidak tahu sama sekali tentang urutan-pengerjaan soal ujian praktek.
Bahkan parahnya banyak dari murid-murid yang tidak tahu caranya menjumlah atau mengurangi bilangan bulat.
Kita memang tidak tahu takdir orang nantinya jadi apa. Tapi bukan berarti kita harus terima begitu saja. Ini harus ada langkah perbaikan. Karena kita semua sudah paham bahwa "ada yang salah". Dan tidak hanya menyalahkan murid saja, guru juga punya andil, sekolah juga terlibat.
Ah..... sudahlah...

Sabtu, 28 Februari 2015

HIDUP

hidup/
kapan kau hidup?
kapan kau "ingin" hidup?
kapan kau "bertahan" hidup?
tapi, kapan kau "merasa" hidup?

Minggu, 22 Februari 2015

PERUBAHAN

Ada yang berubah
Suka tidak suka
Ada yang berubah
Mau tidak mau
Ada yang berubah
Sudi tidak sudi
Ada yang berubah
Rela tidak rela
Ada yang berubah
Ada yang terubah
Ada "perubah"

Sabtu, 14 Februari 2015

CINTA DAN BALAS DENDAM

kemarin tanggal 14 februari, diperingati sebagai VALENTIN DAY atau hari kasih sayang. pro kontra terjadi dimana-mana. saya termasuk yang tidak setuju. menurut saya kasih sayang tidak hanya "diperingati" tapi dilakukan atau lebih tepatnya diberikan kepada semua orang. sebagaimana "teko" tidak akan ketahuan isinya jika tidak dituang kedalam gelas. dan berkasih sayang tidak hanya di tangal 14 februari saja. bisa kapan saja. 

kita tahu Tuhan menciptakan sesuatu itu selalu berpasang-pasangan. ada malam ada siang. ada gelap ada terang. ada kasih sayang ada pula balas dendam. setiap tahun ada peringatan hari ibu ada pula hari ayah bahkan hari anak juga diperingati. jika ada peringatan tentang hari kasih sayang, seharusnya juga ada peringatan hari balas dendam.


THE PURGE- ANARCHY, sebuah film yang menggambarkan tentang "hari balas dendam". film ini bercerita di amerika sana, satu hari dalam satu tahun dilaksanakan "pembersihan" alih kata dari pembantaian. dan ini dijamin oleh undang-undang. "pembersihan" ini dilakukan dimalam hari selama 12 jam. dari sore sampai dengan pagi hari. setiap warga negara diberikan keleluasaan untuk melakukan "apa saja" bahkan aparat negara. entah itu membunuh, merampok, memperkosa, dan tindak kejahatan lain yang sebelumnya dilarang oleh hukum. pada malam "pembersihan" semua kantor polisi tutup, semua rumah sakit tidak beroperasi, pemadam kebakaran juga tutup. bahkan pemerintahan pun saat itu OFF. artinya tidak ada yang bisa membantu atau menolong warga jika menjadi korban "pembersihan".

saya tak pernah sekalipun membayangkan adanya hari balas dendam, karena pada tanggal 14 februari yang notabene diperingati sebagai hari kasih sayang, faktanya menunjukkan tidak lebih dari THE PURGE-ANARCHY. tapi kali ini yang menjadi korban adalah kaum hawa. hari kasih sayang hanya dijadikan legitimasi untuk melakukan atau "menunjukkan kesetiaan" pada pasangan dengan segala cara. yang ujung-ujungnya hanya pesta seks. tak lebih. 

pertanyaannya adalah siapa sih VALENTIN itu? kenapa tanggal 14 februari diperingati sebagai hari valentin? apakah dia sepuitis khalil gibran? seromantis romeo?, seganteng don juan kah? tanya kenapa?

bila ingin mengambil sosok pahlawan kasih sayang, tidak cukupkah orang tuamu masing-masing sebagai contoh. lantaran merekalah yang menghadirkan dirimu kedunia. mungkin ini terlalu deskriminatif bagi mereka yang tidak tahu kedua orang tuanya sejak lahir. saya mohon maaf untuk itu. dan tidak ada maksud sama sekali.

ah.... sudahlah. yang penting jaga baik-baik kehormatanmu dan keluargamu. jangan sampai terjerumus dalam hal-hal yang asal muasalnya tidak jelas. 

Rabu, 11 Februari 2015

TELUR

ini obrolan dengan teman kantor tadi pagi tentang situasi dan kondisi kantor saat ini. tapi disini yang akan saya tulis bukan obrolannya atau pun tentang sikon kantor. yang akan saya tulis adalah tentang TELUR.

sekolah bisa diibaratkan sebagai alat penetas telur / inkubator. murid adalah telur-telur yang akan ditetaskan. guru adalah "petetas" telur-telur tersebut. setiap tahun ajaran baru, berbagai jenis telur masuk ke sekolah. dari telur cicak sampai dengan telur buaya, dari telur puyuh sampai dengan telur burung onta, mungkin juga telur dinosaurus???

setiap jenis telur punya masa inkubasi yang berbeda-beda, dan juga membutuhkan perlakuan yang berbeda. misalnya telur ayam hanya butuh 21 hari untuk menetas menjadi anak ayam, berbeda dengan telur itik (bebek) yang lebih lama sedikit sekitar 30 hari untuk menetas. walaupun ayam dan itik sama-sama dari jenis unggas. belum denga telur-telur dari jenis yang lain. pasti akan ditemui banyak sekali perbedaan perlakuan untuk penetasan.

kemudian dari berbagai jenis telur-telur tadi masuk di inkubator yang sama. harapannya adalah telur-telur tadi bisa menetas diwaktu yang sama. harapan tersebut tidak salah apabila diterapkan pada jenis telur yang sama. sedangkan telur yang berbeda jenis butuh perlakuan yang berbeda pula. jika dipaksakan dengan perlakuan yang sama, misalnya dengan tata cara penetasan telur, maka hasilnya pasti "mengecewakan". telur-telur yang kecil pasti akan pecah, telur-telur yang besar bisa jadi belum siap menetas alias busuk/bungker. hanya sebagian kecil saja dari telur-telur tersebut yang bisa menetas dengan sempurna. 

Selasa, 10 Februari 2015

HAL YANG PALING BERAT

bernafas!!!
adalah hal yang paling berat didunia ini bagi manusia.
manusia bisa tahan tidak makan mungkin sampai 7 hari
manusia bisa tahan tidak minum maksimal 3 hari
tapi manusia tidak ada yang bisa bertahan tanpa nafas lebih dari semenit (normalnya)
jika bernafas itu mudah dan gampang mungkin bisa dilakukan sekali sehari, atau mungkin bisa seminggu sekali.
bernafas dilakukan setiap saat karena sesungguhnya itu adalah hal yang berat dan susah. oleh karenanya tidak ada semenit pun kita tanpa bernafas. selain itu karena daya tampung paru-paru manusia itu terbatas. tubuh manusia bukan seperti kompresor. yang bisa menampung udara sebanyak daya tampungnya. dan dikeluarkan sesuai kebutuhan.
tapi udara yang dihisap manusia tidak bisa ditampung lama-lama dalam tubuh. harus bersirkulasi untuk mendukung metabolisme tubuh berjalan sebagaimana mestinya.
jika tidak percaya bernafas itu berat, cobalah tutup hidung selama mungkin sampai batas kekuatan anda. kemudian buka kembali hidung anda. akan anda rasakan bagaimana kerja tubuh yang baru mendapat pasokan udara. bagi sebagia orang mungkin bisa mengakibatkan kepala pusing, pandangan berkunang-kunang. atau mungkin bisa pingsan.
bernafas mengajarkan kita bahwa hal-hal yang dianggap susah atau berat, sebaiknya dikerjakan dari yang kecil-kecil dulu. dan dari sekarang juga.

Senin, 09 Februari 2015

OKSIGEN

Kebahagiaan itu mirip seperti oksigen. Ketersediaannya dibumi ini sangat melimpah, bahkan ia selalu tersedia. Jika seseorang kesulitan menghirup oksigen, pasti bukan karena oksigennya sudah langka, melainkan karena telah terjadinya gangguan di dalam sistem pernafasannya.
sama hal nya dengan berbahagia kalau kita kesulitan untuk berbahagia, pasti bukan karena stock kebahagiaan sudah langka, melainkan karena telah terjadinya gangguan di dalam sistem kejiwaan kita,
Antara lain Konflik dengan diri kita sendiri, antara pikiran dan perasaan, Kemauan dan keyakinan, Sikap dan perbuatan.
Harapan dan kenyataan Harmonisasikan konflik yang ada dengan
~ PENERIMAAN diri
~ MAWAS diri
~ mudah meMAAFkan
~ selalu RENDAH HATI
~ semakin MENGASIHI
~ mengatasi KECEWA
~ mengubur SAKIT HATI dll
Langkah pertama utk bahagia adalah, berhenti membandingkan dirimu dengan org lain & belajar mengucap syukur.
Jadikan hati kita selalu damai, agar kita bisa membahagiakan diri kita sendiri dan membahagiakan sesama.
Kebahagiaan akan diperoleh jika Kita dapat membebaskan diri dari kekhawatiran yang berlebihan.
Orang yang tahu cara bersyukur adalah orang yang bisa menikmati keindahan dunia dan arti kebahagiaan hidup.

#copas_pendkar

Rabu, 28 Januari 2015

INGIN TAHU

Manusia punya rasa ingin tahu yang tinggi dan ini adalah dasarnya belajar dan pembelajaran
Tapi kebanyakan manusia hanya ingin tahu apa "yang ingin dia tahu".
Sebelum tahu sesuatu, ia sudah mematok, mengharapkan, atau menetapkan standart keingintahuan
Begitu yang diketahui (realitas) berbeda dengan yang diharapkan akan timbul kekecewaan. Dan inilah sumber masalah/konflik.
Idealisnya manusia harus menjadi "gelas kosong". Jadi setiap "rasa keingintahuan" bisa ditampung lebih banyak. Jika gelas sudah terisi sebagian, maka yang ditampung ya hanya "sebagian". Apabila sudah penuh, maka tidak ada yang bisa ditampung sama sekali alias "tumpah“

Jadilah bodoh jika ingin pintar
Tutuplah mulutmu jika ingin mendengar
Mulailah dari yang kecil untuk meraih yang besar

Minggu, 25 Januari 2015

Bodoh, Sesal, dan Dosa

Ini kesekian kalinya saya merasa bodoh dan menyesal serta berdosa.
Bodoh karena saya sudah lupa sebagian besar materi/pelajaran dulu sewaktu menjadi siswa.
Menyesal, mengapa dulu tidak bersungguh-sungguh dalam belajar
Berdosa karena sekarang tidak bisa sepenuhnya mentransfer ilmu kepada anak didik saat ini.

Benar adanya jika "belajar" itu harus setiap saat. Karena suatu saat kita pasti "dituntut" untuk "bertanggung jawab" terhadap apa-apa yang telah kita pelajari sebelumnya.

Jumat, 23 Januari 2015

belajar

Belajar bukan berarti hanya sekolah ...
Belajar bukan berarti hanya membaca buku ...
Tapi juga belajar dari setiap kejadian ...
Belajar dari apa yang bisa dilakukan ...
Agar hidup ke depan lebih baik ...

Aku belajar diam dari banyaknya bicara
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan
Aku belajar menangis dari kebahagiaan
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup adalah BELAJAR
Belajar bersyukur meski tak cukup
Belajar ikhlas meski tak rela
Belajar taat meski berat
Belajar memahami meski tak sehati
Belajar sabar meski terbebani
Belajar memberi meski tak seberapa
Belajar mengasihi meski disakiti
Belajar tenang meski gelisah
Belajar percaya meski susah

Ayo BELAJAR dan TERUS BELAJAR ... Belajar sampai pada akhirnya Yang Kuasa yang akan menyempurnakan

#pendidikan_karakter

Kamis, 22 Januari 2015

Bukan Benci

Bukan Benci yang membuat jarak diantara hubungan antar sesama manusia.
Bukan Benci yang membuat "saya menjauhi kamu".
tetapi perasaan KECEWA pada sesama.
Mendekat dan menjauhnya seseorang dalam hidup kita bergantung dengan perasaan Kecewa satu sama lainnya.
Kenapa Kecewa terjadi?
Karena tidak terpenuhinya harapan. saat seseorang tidak pandai mengatur pengharapannya maka besar kemungkinan dia akan kecewa.
Perlukah belajar kecewa?
Perlu, agar kita dapat lebih dewasa serta pandai mengatur pengharapan kita.
Saat kita pandai mengatur pengharapan kita, maka respon kita didalam "relationship" akan semakin baik.
Mengatur kecewa adalah dengan belajar mengatur pengharapan.
Semoga Bermanfaat.

#pendidikan_karakter

Rabu, 21 Januari 2015

MENILAI KUALITAS SEKOLAH dan GURU

4 Pertanyaan Penting Bagi Sekolah dan Guru
(MENILAI KUALITAS SEKOLAH dan GURU)
Selama ini ujian identik dengan sesuatu yang dilakukan kepada murid. Ada ujian harian, ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian nasional, dan ujian-ujian lain. Penguasaan anak terhadap materi pelajaran diukur berdasarkan nilai yang diraih saat mengerjakan ujian.
Saya rasa tidak adil bila ujian hanya berlaku satu arah, sekolah/guru menguji murid. Bagaimana bila murid juga mendapat kesempatan untuk menguji kualitas sekolah dan guru?
Lalu, bagaimana caranya menguji kualitas sekolah / guru?
Mudah sekali. Saat kelulusan, tanyakan kepada murid, pertanyaan-pertanyaan berikut:
- Bagaimana kesan Anda terhadap sekolah dan guru-guru Anda? - Apakah kenangan Anda terhadap sekolah dan guru-guru Anda?
Lebih banyak mana, kenangan positif atau negatif?
- Bila Anda punya anak, apakah Anda akan menyekolahkan anak-anak Anda di sekolah tempat Anda dulu bersekolah?
- Bila Anda punya anak, apakah Anda bersedia bila anak-anak Anda diajar oleh guru-guru yang sama dengan yang dulu mengajar Anda?
- Apakah Anda merasa sebagai pribadi yang berharga, didukung, dan dicintai selama Anda bersekolah dan setelah lulus?
Semoga bermanfaat
by: Adi W Gunawan

#pendidikan_karakter

Senin, 19 Januari 2015

Itulah manusia

Ada seorang anak sedang mondar-mandir di depan pintu rumahnya. Terlihat sibuk mencari sesuatu yang jatuh. Beberapa saat kemudian, datang seseorang karena penasaran dengan apa yanh sedang dikerjakan anak tersebut. Terjadila percakapan;
Orang : "apa yang sedang kamu kerjakan?"
Anak : "uangku tadi jatuh"
Orang : "jatuhnya dimana?"
Anak : "di dalam"
Orang : "kenapa dicari di luar?"
Anak : "di dalam gelap. Di luar lebih terang"

Jauh sebelumnya, cerita di atas sudah sering saya dengar. Tapi hanya sebatas lelucon. Yang berakhir dengan tawa ringan. Tapi jauh di dalam hati ada tanda tanya yang menggantung. Pertanyaan tentang makna dari cerita di atas.

Baru dua tahunan terakhir saya memahami arti cerita di atas. "Anak" itu dianalogikan adalah "manusia". "Uang" dianalogikan sebagai "potensi/bakat/harta". "Di dalam" diartikan sebagai "diri sendiri". Sedangkan "di luar" diartikan sebagai "orang lain/dunia luar".

Sebagai manusia kita cenderung melihat hal-hal yang ada di luar, yang dicapai orang lain. Kita sering abai pada diri sendiri. Kita lupa bahwa dalam diri sendiri tersimpan "potensi" yang mungkin bisa melampaui orang lain.

Sabtu, 17 Januari 2015

Apa???

Ide kemana kau pergi
Inspirasi janganlah sembunyi
Tinggallah barang sejenak
Nikmati curahan dalam benak
Jika kau terus diam
Mohon jangan membungkam
Aku ingin bicara
Ucapkan kata demi kata
Tak harus terangkai indah
Ungkapkan segala gundah

Jumat, 16 Januari 2015

Bahagia

Pada dasarnya tidak ada yang bisa membuat orang lain bahagia. Jika ada yang meng-"aku-aku" bisa membahagiakan orang lain, alangkah sombongnya dia. Dan yang berhak sombong cuma Allah. Secara tidak langsung dia sudah mengaju sebagai Tuhan.
Sekeras apapun usaha seseorang, tidak sekali pun atau sedikit pun yang bisa membuat orang lain bahagia. Karena bahagia itu hak masing-masing individu. Terserah masing-masing mau menggunakan haknya atau tidak. Jadi bahagia itu dasarnya terbukanya mata dan hati untuk melihat dan menerima usaha seseorang yang ditujukan kepada orang lain.
Bahagia tidak mengenal waktu
Ceria punya durasi

Bahagia ada di hati
Ceria yang tampak di pipi

Minggu, 11 Januari 2015

berproses

kembali lagi membuka memori lama
pelajaran-pelajaran yang pernah diterima
semasa menjadi siswa dan mahasiswa
sesal kembali terasa
terutama waktu yang terbuang sia-sia

sekarang waktunya berbagi
apa-apa yang pernah dialami
semoga bisa dipahami
oleh mereka yang mencoba mandiri
mencoba menemukan jati diri