STATUS
sering saya dapat pertanyaan tentang status saya saat ini. lebih sering saya menjawabnya dengan candaan. contohnya ; diakui, disamakan, atau belum up date, dll
tapi kalau ditanya "sudah nikah?" saya jawab "sudah pernah"
bagi beberapa orang yang paham mereka dengan sopannya akan mengatakan "maaf" padahal tidak ada salah dengan pertanyaannya maupun orang yang tanya. yang salah justru saya bila tidak mau menjawab.
bagi beberapa orang yang tidak paham, akan bertanya sekali lagi "maksudnya?'. ini membuat saya harus memberikan penjelasan lebih detail sampai mereka paham (menurut saya).
orang-orang tersebut baik yang paham atau pun yang tidak paham, terserah menarik kesimpulan dari jawaban-jawaban yang saya berikan. karena saya juga tidak berhak mengendalikan pikiran mereka. saya hanya berhak memberikan penjelasan saja. titik.
apakah saya malu dengan status yang saya sandang sekarang?
saya tegaskan saya tidak malu karena ini faktanya. saya pun tidak merasa menyesal dengan apa yang sudah saya lalui. saya anggap itu adalah pelajaran berharga dalam hidup. karena tidak semua orang mengalami. dan saya juga berharap tidak semua orang mengalaminya. kalau semua orang mengalami, tidak akan jadi pengalaman yang berharga.
status saya saat ini memberikan saya kebebasan waktu dan ruang untuk belajar lebih baik. untuk bergaul dengan siapa saja. nah ini yang ingin sedikit lebih banyak mau saya bahas. yaitu tentang pergaulan. dari dulu saya tidak mebatasi diri dalam pergaulan. bergaul dengan siapa saja saya mau. tak peduli jenis kelamin. pria atau wanita. bahkan teman yang waria pun saya punya. alhamdulillah sampai dengan saat ini saya tidak terpengaruh dengan gaya hidup mereka yang aneh-aneh.
tentang teman wanita. saya punya beberapa teman wanita. yang kalau jalan bareng orang sering salah sangka. dikira sepasang kekasih. beberapa teman wanita saya yang karena sangat akrabnya, saling umpat, saling caci itu biasa. tapi tidak mempengaruhi kualitas hubungan. justru saya mengganggap merekalah sejatinya teman. kalau kita salah mereka langsung ngomong ke saya tanpa "tedeng aling-aling" alias blak-blakkan. dan saya tidak merasa tersinggung sedikit pun. justru saya merasa berterima kasih.
tapi ada beberpa teman wanita yang kadang salah anggap tentang rasa peduli. saya mencoba peduli dengan siapa saja yang menjadi teman saya. tapi ada yang merasa dispesialkan. sehingga menaruh pengharapan lebih kepada saya. jika saya ditanya "mengapa anda berteman dengan dia?" maka saya jawab "karena saya suka." inilah yang kadang jadi awal mula kesalahpahaman. harus dimengerti dulu, bukankah dasarnya kita bergaul itu adalah rasa "suka".
kita suka dengan situ, maka kita berteman. jika tidak suka ya pasti berjauhan.
ini semua hubugannya dengan status saya yang kadang-kadang dislah mengertikan sebagian teman-teman saya, terutama yang wanita. ah sudahlah...........
saya tipe orang yang "to njep point". jika saya suka pasti saya omongkan langsung. karena saya gak mau terjadi kesalahpahaman nantinya.
semoga tulisan ini bermanfaat...
Kamis, 23 Juli 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar