kemarin tanggal 14
februari, diperingati sebagai VALENTIN DAY atau hari kasih sayang. pro kontra
terjadi dimana-mana. saya termasuk yang tidak setuju. menurut saya kasih sayang
tidak hanya "diperingati" tapi dilakukan atau lebih tepatnya diberikan
kepada semua orang. sebagaimana "teko" tidak akan ketahuan isinya
jika tidak dituang kedalam gelas. dan berkasih sayang tidak hanya di tangal 14
februari saja. bisa kapan saja.
kita tahu Tuhan
menciptakan sesuatu itu selalu berpasang-pasangan. ada malam ada siang. ada
gelap ada terang. ada kasih sayang ada pula balas dendam. setiap tahun ada
peringatan hari ibu ada pula hari ayah bahkan hari anak juga diperingati. jika
ada peringatan tentang hari kasih sayang, seharusnya juga ada peringatan hari
balas dendam.
THE PURGE- ANARCHY,
sebuah film yang menggambarkan tentang "hari balas dendam". film ini
bercerita di amerika sana, satu hari dalam satu tahun dilaksanakan
"pembersihan" alih kata dari pembantaian. dan ini dijamin oleh
undang-undang. "pembersihan" ini dilakukan dimalam hari selama 12
jam. dari sore sampai dengan pagi hari. setiap warga negara diberikan
keleluasaan untuk melakukan "apa saja" bahkan aparat negara. entah
itu membunuh, merampok, memperkosa, dan tindak kejahatan lain yang sebelumnya dilarang
oleh hukum. pada malam "pembersihan" semua kantor polisi tutup, semua
rumah sakit tidak beroperasi, pemadam kebakaran juga tutup. bahkan pemerintahan
pun saat itu OFF. artinya tidak ada yang bisa membantu atau menolong warga jika
menjadi korban "pembersihan".
saya tak pernah sekalipun membayangkan adanya hari balas dendam, karena pada tanggal 14 februari yang notabene diperingati sebagai hari kasih sayang, faktanya menunjukkan tidak lebih dari THE PURGE-ANARCHY. tapi kali ini yang menjadi korban adalah kaum hawa. hari kasih sayang hanya dijadikan legitimasi untuk melakukan atau "menunjukkan kesetiaan" pada pasangan dengan segala cara. yang ujung-ujungnya hanya pesta seks. tak lebih.
pertanyaannya adalah siapa sih VALENTIN itu? kenapa tanggal 14 februari diperingati sebagai hari valentin? apakah dia sepuitis khalil gibran? seromantis romeo?, seganteng don juan kah? tanya kenapa?
bila ingin mengambil sosok pahlawan kasih sayang, tidak cukupkah orang tuamu masing-masing sebagai contoh. lantaran merekalah yang menghadirkan dirimu kedunia. mungkin ini terlalu deskriminatif bagi mereka yang tidak tahu kedua orang tuanya sejak lahir. saya mohon maaf untuk itu. dan tidak ada maksud sama sekali.
ah.... sudahlah. yang penting jaga baik-baik kehormatanmu dan keluargamu. jangan sampai terjerumus dalam hal-hal yang asal muasalnya tidak jelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar